Khusus komoditas gula dan kembang gula (HS 17) di bulan November 2025 dengan volume 12.000,50 ton.
Komoditas lainnya yang berasal dari Provinsi Gorontalo, menurut BPS Provinsi Gorontalo, sebagian diekspor melalui pelabuhan/ bandara di provinsi lain.
Kelompok komoditas ikan dan udang/ kepiting (HS 03) senilai US$92.992 diekspor melalui Bandara Soekarno–Hatta menuju Jepang (US$74.856) dan Singapura (US$18.136).
Kelompok komoditas buah dan biji/ kacang yang diolah dan diawetkan (HS 08) sebesar US$2.089.116 seluruhnya diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Perak–Surabaya.

Negara tujuan komoditas ini, kata BPS Provinsi Gorontalo, Suriah, Rusia, Jerman, Brasil, Belanda, Polandia, Prancis, Irak, Mesir, Italia, Ukraina, Lituania dan Cile.
Kelompok komoditas berbagai makanan olahan (HS21) diekspor ke Tiongkok melalui Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya sebesar US$46.540 dan Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta sebesar US$165.733.
Kelompok komoditas barang dari plastik diekspor menuju Malaysia sebesar US$21 melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kelompok mesin-mesin/ pesawat mekanik (HS 84) diekspor ke Tiongkok melalui Bandara Soekarno Hatta sebesar US$1.536, kata BPS Provinsi Gorontalo.




