Darilaut – Ekspor pelet kayu (wood pellet) asal Provinsi Gorontalo ke Jepang mengalami peningkatan.
Pelet kayu dengan HS Code atau Harmonized System Code 44 (kayu, barang dari kayu) pada Oktober sebesar 24.200,00 ton meningkat menjadi 29.095,21 ton di bulan November 2025.
Dalam Berita Resmi Statistik No. 03/01/75/Th. XX, 5 Januari 2026, perkembangan ekspor pelet kayu Provinsi Gorontalo selama Januari hingga November 2024 juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan Januari hingga November 2025.
Ekspor pelet kayu Januari – November 2024 sebesar 171.860,62 ton, sedangkan Januari-November 2025 sebesar 270.827,53 ton.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, ekspor melalui pelabuhan/ bandara di Provinsi Gorontalo pada November 2025 sebesar US$5,95 juta dengan komoditas Molases (HS 17) menuju Korea Selatan dan pelet kayu (HS 44) menuju Jepang.

BPS Provinsi Gorontalo mengatakan nilai ekspor November 2025 Provinsi Gorontalo adalah sebesar US$8,35 juta. Terjadi peningkatan nilai ekspor Provinsi Gorontalo sebesar 29,20 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar US$6,46 juta.
Komoditas kayu, barang dari kayu (HS 44) ke Jepang dengan nilai US$ 4.276.444, sedangkan gula dan kembang gula (HS 17) ke Korea Selatan nilai US$ 1.674.000.




