Peristiwa El Niño biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun dan biasanya berlangsung antara sembilan dan dua belas bulan. Peristiwa ini sering mulai berkembang antara bulan Maret dan Juni, mencapai intensitas puncak antara bulan November dan Februari, dan memberikan pengaruh terkuatnya pada suhu global selama tahun setelah kemunculannya.
Efek dari setiap peristiwa El Niño bervariasi tergantung pada intensitas, durasi, waktu dalam setahun ketika peristiwa itu berkembang, dan juga bagaimana interaksinya dengan mode variabilitas iklim lainnya (seperti Indian Ocean Dipole).
Tidak semua wilayah di dunia terpengaruh, dan bahkan di dalam satu wilayah, dampaknya bisa berbeda. Bahkan ketika ENSO netral, cuaca ekstrem masih dapat terjadi.
WMO mengklasifikasikan peristiwa ENSO sebagai lemah, sedang, kuat, atau sangat kuat. Istilah “super El Niño” bukan bagian dari sistem klasifikasi operasional WMO dan oleh karena itu tidak digunakan dalam produk resmi WMO.



