Infrastruktur penting dan fasilitas energi di kawasan ini dapat “hancur secara permanen” jika pembangkit listrik Iran menjadi sasaran, kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dalam komentar yang diposting di X pada hari Minggu (22/3).
“Segera setelah pembangkit listrik dan infrastruktur di negara kita menjadi sasaran, infrastruktur vital serta infrastruktur energi dan minyak di seluruh kawasan akan dianggap sebagai sasaran yang sah dan akan hancur secara permanen,” tulis Ghalibaf.
Ghalibaf mengatakan infrastruktur regional akan menjadi “sasaran yang sah” jika fasilitas Iran terkena serangan, dan pembalasan Iran akan meningkatkan harga minyak “untuk waktu yang lama”.
Komentar tersebut muncul setelah Trump pada hari Sabtu mengatakan AS akan “menghancurkan” pembangkit listrik Iran jika Iran tidak membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian kemudian mengatakan pada hari Minggu bahwa jalur air itu “terbuka untuk semua kecuali mereka yang melanggar tanah kami”.
“Ilusi menghapus Iran dari peta menunjukkan keputusasaan melawan kehendak bangsa yang sedang membuat sejarah. Ancaman dan teror hanya memperkuat persatuan kita,” katanya dalam sebuah unggahan di X.




