Darilaut – Perang Amerika Serikat (AS) – Israel terhadap Iran yang makin meluas di kawasan Timur Tengah menyebabkan jutaan orang mengungsi.
Badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa perang yang sedang berlangsung telah menyebabkan jutaan orang mengungsi.
Melansir UN News, Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan 45 juta orang dapat menghadapi tingkat kelaparan ekstrem jika perang berlanjut dan harga bahan bakar terus naik.
Sementara itu, badan pengungsi PBB, UNHCR, mengatakan konsekuensi luas dari perang telah menyebabkan pengungsian besar-besaran, karena orang-orang melarikan diri dari kekerasan yang menyebar di seluruh wilayah tersebut.
“Di tengah meningkatnya permusuhan di Iran, ribuan warga Afghanistan kembali ke Afghanistan,” kata UNHCR pada hari Sabtu.
“Bagi banyak keluarga, ini adalah siklus pengungsian lain, tetapi negara tempat mereka kembali sudah menghadapi berbagai krisis,” kata badan tersebut, dan menekankan bahwa “mereka sangat membutuhkan dukungan.”
Memang, dampak riak dari perang sudah dirasakan di dalam dan jauh di luar wilayah tersebut, kata badan-badan PBB.
Perintah Pengungsian
Perintah pengungsian yang berulang dan meluas kini mencakup sebagian besar wilayah Lebanon selatan, sebagian Beirut, desa-desa perbatasan, dan Bekaa, dan memicu pengungsian ganda, sekunder, dan tersier.




