Menurut Cecy, capaian tersebut tidak terlepas dari sistem pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan.
Fakultas Kedokteran UNG terus berupaya memberikan pendampingan yang maksimal kepada mahasiswa agar mampu menyelesaikan pendidikan profesi dengan baik dan memenuhi standar kompetensi nasional yang telah ditetapkan.
Fakultas Kedokteran UNG bersama Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menjadi salah satu fakultas kedokteran di wilayah Sulawesi, yang tetap mempertahankan pendekatan pembinaan akademik.
Dengan mengedepankan pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas, mahasiswa didorong agar dapat menyelesaikan pendidikan secara optimal, tanpa menerapkan dropout bagi mahasiswa profesi dokter akibat semester berlebih.
“Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan lingkungan akademik yang lebih suportif, sekaligus mendorong mahasiswa untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki tanpa mengabaikan standar mutu pendidikan kedokteran,” ujarnya.




