Kamis, Juli 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

redaksi
26 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

Situs sejarah awal seni simbolik dan penjelajahan laut manusia modern. FOTO: BRIN

Motifnya pun beragam, mulai dari warna merah, hitam, hingga putih. Beberapa situs bahkan telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional.

Menurut Adhi, sudah ada empat situs gambar cadas yang menjadi cagar budaya nasional, yakni Gua Harimau, Leang Timpuseng, Leang Bulu’ Sipong 4, dan Leang Tedongnge.

Peneliti Prof. Maxime Aubert mengatakan bahwa penanggalan 67.800 tahun ini juga berdampak besar bagi pemahaman migrasi manusia modern di kawasan Asia-Pasifik.

“Sekarang kita benar-benar membuktikan bahwa manusia sudah berada di wilayah ini sekitar 68.000 tahun lalu,” ujar Prof. Maxime.

Pada masa itu, menurut Prof. Maxime, permukaan laut lebih rendah sehingga Papua dan Australia masih terhubung. Selama ini, arkeolog memperdebatkan apakah manusia mencapai Australia lewat jalur selatan atau utara.

“Dengan temuan ini, kita tahu pasti manusia menggunakan jalur utara. Semua seni cadas kuno di Indonesia juga berada di jalur tersebut,” kata Prof. Maxime.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Adhi Agus OktavianaArkeologiBRINProf. Maxime AubertPulau MunaSitus Leang MetandunoSulawesi TenggaraTradisi Maritim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lukisan Pulau Muna Merekam Tradisi Maritim dan Narasi Hidup Dari 67.800 Tahun Lalu

Next Post

Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

Postingan Terkait

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

9 Juli 2026
Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

9 Juli 2026

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

Badai Tropis Maysak Mengakibatkan 6 Orang Tewas dan 130 Ribu Dievakuasi di Guangxi Cina

Next Post
Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

TERBARU

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Bualoi Terbentuk di Barat Laut Palau, Pendaratan Mengarah ke Filipina

Organisasi Meteorologi: El Nino Dapat Memicu Panas yang Lebih Ekstrem

Kapal Tanker Filipina Muat 1,4 Ton Minyak Tenggelam di Teluk Manila

Pekan Ini Topan Shanshan Melintasi dan Mendarat di Jepang

Topan Koto Mengarah ke Pantai Vietnam

Penumpang Kapal Laut di Provinsi Gorontalo Meningkat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.