Jumat, Oktober 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

redaksi
26 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Gambar Cadas Tertua di Pulau Muna Petunjuk Jalur Migrasi Manusia di Asia–Pasifik

Situs sejarah awal seni simbolik dan penjelajahan laut manusia modern. FOTO: BRIN

Jalur kedua adalah rute selatan, yang juga digunakan pada periode tertentu dalam sejarah manusia.

Selain migrasi manusia modern awal, Adhi juga menyinggung gelombang migrasi berikutnya, yakni kedatangan penutur Austronesia.

Pada periode yang lebih, ada penutur Austronesia yang bermigrasi dari Cina Selatan sekitar 4.000 sampai 3.000 tahun lalu ke Nusantara, kata Adhi.

Namun, untuk periode yang lebih tua, data arkeologi masih terbatas. Studi paleoantropologi di Indonesia yang benar-benar merekam kehadiran manusia modern awal masih sangat sedikit.

“Kita masih minim temuan paleoantropologi yang mencapai periode awal manusia modern sekitar 60.000 sampai 70.000 tahun lalu,” kata Adhi seperti dikutip dari Brin.go.id.

Adhi menjelaskan salah satu bukti fisik manusia modern awal berasal dari situs Lidah Air yang berusia sekitar 70 ribu tahun. Dalam konteks inilah, temuan gambar cadas di Leang Metanduno menjadi sangat penting sebagai bukti pendukung.

“Gambar cadas menjadi salah satu bukti pendukung adanya manusia modern awal yang bermigrasi ke Nusantara,” ujarnya.

Adhi menjelaskan bahwa seni cadas di Indonesia memiliki sebaran yang luas dan menunjukkan kontinuitas aktivitas manusia purba di Nusantara.

“Sebaran gambar cadas itu mulai dari Sumatera sampai Papua, dan paling banyak ditemukan di Indonesia bagian tengah sampai Indonesia timur,” ujarnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Adhi Agus OktavianaArkeologiBRINProf. Maxime AubertPulau MunaSitus Leang MetandunoSulawesi TenggaraTradisi Maritim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lukisan Pulau Muna Merekam Tradisi Maritim dan Narasi Hidup Dari 67.800 Tahun Lalu

Next Post

Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

Postingan Terkait

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

8 Oktober 2026
Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

8 Oktober 2026

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post
Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

Cadas Tertua di Pulau Muna Tempatkan Indonesia dalam Sejarah Awal Seni dan Penjelajahan Laut

TERBARU

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

AmsiNews

REKOMENDASI

Aksi Kolektif untuk Laut

Banjir Rob Merendam Pemukiman dan Tambak Ikan Bandeng di Bima

Foto: Minyak Sawit Tumpah di Laut

Gempa Laut M6,4 Selatan Jawa: Lebih 240 Rumah Rusak, 10 Orang Luka-luka dan 1 tewas

Pendaftar Relawan Covid-19 Mengalir dari Berbagai Daerah

AMSI Gorontalo Tanam Pohon Untuk Ruang Terbuka Hijau

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.