Rabu, Oktober 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

redaksi
28 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

Kontribusi gas-gas rumah kaca berumur panjang yang paling signifikan terhadap peningkatan pemaksaan radiatif (radiative forcing) global dari era pra-industri hingga tahun 2025. GAMBAR: WMO

Metana dan Dinitrogen Oksida

Metana menyumbang sekitar 16% dari efek pemanasan terhadap iklim kita yang disebabkan oleh gas rumah kaca berumur panjang, meskipun masa hidupnya jauh lebih singkat dibandingkan CO2.

Sekitar 35% metana dilepaskan ke atmosfer dari sumber alami (seperti lahan basah) yang juga sensitif terhadap iklim, sementara sekitar 65% berasal dari sumber antropogenik (aktivitas manusia) seperti peternakan sapi, budidaya padi, eksploitasi bahan bakar fosil, tempat pembuangan akhir (TPA), dan pembakaran biomassa.

Konsentrasi rata-rata metana secara global pada tahun 2025 mencapai 1.948 bagian per miliar (ppb)—atau 267% dari tingkat pada tahun 1750.

Dinitrogen oksida merupakan gas rumah kaca berumur panjang terpenting ketiga, yang berasal dari sumber alami maupun aktivitas manusia seperti pembakaran biomassa, penggunaan pupuk, dan berbagai proses industri.

Konsentrasi rata-rata N2O secara global mencapai 339,1 ppb pada tahun 2025, atau 126% lebih tinggi dibandingkan tingkat pada tahun 1750.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Emisi gas rumah kacaKarbon DioksidaKo BarrettWMO
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Keberadaan Teripang di Balik Mosaik Habitat Lamun Teluk Tomini

Next Post

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

Postingan Terkait

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

28 Oktober 2026
Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

28 Oktober 2026

Keberadaan Teripang di Balik Mosaik Habitat Lamun Teluk Tomini

Titik Panas Terbanyak Masih Kalimantan, Asap Menyelimuti Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua

Pekan Literasi Media dan Informasi Global: Tepat Waktu, Terarah, Mudah Diakses dan Berbasis Sains

Kondisi Kering di Indonesia Dibarengi dengan Curah Hujan

Alumni ITK Unhas Darwis Ismail Terpilih Sebagai Ketua Umum ISKINDO 2026-2031

El Niño yang Kuat Tidak Harus Berujung Bencana Kemanusiaan

Next Post
Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

TERBARU

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

Keberadaan Teripang di Balik Mosaik Habitat Lamun Teluk Tomini

Titik Panas Terbanyak Masih Kalimantan, Asap Menyelimuti Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua

Pekan Literasi Media dan Informasi Global: Tepat Waktu, Terarah, Mudah Diakses dan Berbasis Sains

AmsiNews

REKOMENDASI

AMSI Selenggarakan Kick Off Cek Fakta Pilkada 2020

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Memulihkan Padang Lamun

Sinyal Positif Black Box Lion Air, Kendala Arus dan Lumpur Bawah Laut

La Nina Kemungkinan Akan Lemah dan Berumur Pendek

Topan Nanmadol Mendekati Kyushu, 504 Penerbangan Dibatalkan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.