Minggu, Agustus 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gelombang Panas di Eropa Menyebabkan Lebih 16.000 Kematian

redaksi
21 Juni 2023
Kategori : Berita
0
Gelombang Panas di Eropa Menyebabkan Lebih 16.000 Kematian

Peristiwa dan dampak yang berhubungan dengan meteorologi di Eropa. GAMBAR: WMO

Terjadi pencairan gletser yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perubahan iklim memakan banyak korban manusia, ekonomi dan lingkungan di Eropa.

Ini menunjukkan bagaimana Eropa telah menghangat dua kali lipat dari rata-rata global sejak 1980-an, dengan dampak luas pada struktur sosial ekonomi dan ekosistem kawasan itu.

Beberapa negara di Eropa, seperti Belgia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Portugal, Spanyol, Swiss, dan Inggris Raya mencatat tahun terpanas.

Ini tahun kering keempat berturut-turut di Semenanjung Iberia, dan tahun kering ketiga berturut-turut di daerah pegunungan Alpen dan Pyrenees.

Prancis mengalami Januari hingga September terkering, Britania Raya dan Belgis (Uccle) mengalami Januari hingga Agustus terkering sejak 1976, dengan konsekuensi luas untuk pertanian dan produksi energi.

Cadangan air di Spanyol menurun menjadi 41,9% dari total kapasitasnya pada 26 Juli, bahkan dengan kapasitas yang lebih rendah di beberapa cekungan.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: EropaEropa BaratGelombang PanasPerubahan IklimProf Petteri TaalasWorld Meteorological Organization
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Eropa Mengalami Gelombang Panas Laut Parah dan Ekstrem

Next Post

Perubahan Iklim, Ini Komitmen Eropa Tingkatkan Produksi Energi Terbarukan

Postingan Terkait

462 Buildings Damaged and 47 People Dead Following Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

462 Buildings Damaged and 47 People Dead Following Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

16 Agustus 2026
Gempa NTT,  462 Bangunan Rusak, 47 Orang Meninggal Dunia

Gempa NTT,  462 Bangunan Rusak, 47 Orang Meninggal Dunia

16 Agustus 2026

Sejumlah Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur

Gempa Teluk Tomini M 6,2 Dirasakan di Sulawesi Tengah, Gorontalo Hingga Kalimantan Timur

47 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di NTT

Gempa Kuat M 6,2 di Pesisir Teluk Tomini Guncang Sulawesi Tengah dan Gorontalo

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

Next Post
Perubahan Iklim, Ini Komitmen Eropa Tingkatkan Produksi Energi Terbarukan

Perubahan Iklim, Ini Komitmen Eropa Tingkatkan Produksi Energi Terbarukan

Komentar tentang post

TERBARU

462 Buildings Damaged and 47 People Dead Following Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

Gempa NTT,  462 Bangunan Rusak, 47 Orang Meninggal Dunia

Sejumlah Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur

Gempa Teluk Tomini M 6,2 Dirasakan di Sulawesi Tengah, Gorontalo Hingga Kalimantan Timur

47 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di NTT

Gempa Kuat M 6,2 di Pesisir Teluk Tomini Guncang Sulawesi Tengah dan Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Melanda Tanah Laut

Ketua Dewan Pers: Pemberitaan Jurnalis Harus Berdampak

Topan Kuat di Selatan Tokyo, Mengarah ke Barat Barat Laut

Mikroplastik di Laut Jawa Diduga dari Laut Cina Selatan

LIPI Sosialisasi Aplikasi Seagrass Carbon Converter

Menhub: KNKT Investigasi Musibah KM Lestari Maju

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.