Direktur Jenderal IOM, Amy Pope, menyampaikan solidaritas kepada Kolombia dan menyatakan bahwa organisasinya siap mendukung masyarakat yang terdampak.
Badan PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) juga menyatakan sedang melakukan penilaian terhadap dampak gempa bumi tersebut dan siap memberikan bantuan melalui koordinasi dengan pihak berwenang serta para mitra.
Sistem PBB di Kolombia menyatakan bahwa tim-timnya akan terus menjalin komunikasi dengan lembaga-lembaga nasional seiring dengan semakin jelasnya cakupan kebutuhan kemanusiaan.
Wilayah Paling Terdampak
Pereira, sebuah kota dengan populasi sekitar 500.000 jiwa, terletak sekitar 35 mil (sekitar 56 km) dari pusat gempa.
Saat tim darurat mencari korban selamat, wali kota setempat melaporkan adanya 18 korban tewas di kota tersebut.
Di Cali, kota terbesar ketiga di negara itu, pihak berwenang melaporkan terjadinya sejumlah tanah longsor yang menyebabkan warga terjebak, serta telah meminta bantuan tambahan untuk operasi penyelamatan.
Kerusakan juga berdampak pada infrastruktur transportasi; beberapa bandara di wilayah barat Kolombia menghentikan operasional sementara fasilitas-fasilitas tersebut diperiksa.
Perintah evakuasi dikeluarkan hingga ke ibu kota, Bogotá, yang terletak 250 mil (sekitar 400 km) di sebelah timur San José del Palmar.




