Darilaut – Kenaikan permukaan laut salah satu dampak pemanasan global yang paling nyata. Namun bagi sebagian negara, hal ini ancaman eksistensial yang mendesak.
Pada Kamis 24 September, para pemimpin dunia menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi dan menyetujui deklarasi baru untuk mengatasi kenaikan permukaan laut.
Selain itu, membahas cara terbaik untuk memperkuat kerja sama internasional dan mendukung negara-negara dataran rendah yang rentan dan paling berisiko.
Rata-rata permukaan laut global terus meningkat di seluruh dunia dan lajunya semakin cepat, menurut Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) PBB.
Sebanyak 770 juta orang tinggal di wilayah pesisir yang terdampak oleh kenaikan permukaan laut. Kenaikan permukaan laut hanya sebesar setengah meter pada akhir abad ini dapat memaksa antara 150 juta hingga 300 juta orang meninggalkan tempat tinggal mereka
Beberapa negara kepulauan kecil bahkan sudah bersiap menghadapi kemungkinan wilayahnya tenggelam ditelan laut. Tuvalu, misalnya, sedang beralih menjadi “negara digital” pertama di dunia
Negara-negara yang kontribusinya paling minim terhadap dampak perubahan iklim seperti kenaikan permukaan laut justru menghadapi dampak terburuk.
Permukaan laut naik lebih cepat dari sebelumnya dan menjadi “salah satu ancaman paling serius bagi penduduk di seluruh dunia”, menurut laporan PBB yang dipresentasikan pada pertemuan Forum Kepulauan Pasifik PBB di Palau.



