Rabu, September 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

redaksi
29 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

PBB berada di La Guaira, wilayah yang paling parah terkena dampak gempa kembar dahsyat yang melanda Venezuela. FOTO: UN

Darilaut – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengatakan sebanyak 680.000 anak termasuk di antara 1,8 juta orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan setelah gempa bumi ganda dahsyat melanda Venezuela pada 24 Juni.

UNICEF atau Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan upaya penyelamatan terus berlanjut.

Kerusakan pada rumah sakit, sekolah, dan sistem air memperburuk situasi bagi keluarga yang terkena dampak, banyak di antaranya masih mengungsi.

Kedua gempa bumi tersebut, dengan kekuatan 7,2 dan 7,5 pada skala Richter, menyebabkan setidaknya 1.430 orang tewas dan 3.238 orang terluka, menurut perhitungan resmi terbaru. Lebih dari 3.100 keluarga telah terkena dampak, sementara pihak berwenang terus menilai kerusakan dan gempa susulan menimbulkan ketidakpastian di daerah yang terkena dampak.

Perkiraan baru UNICEF mencerminkan krisis yang meluas jauh melampaui struktur yang runtuh. Bagi ratusan ribu anak, gempa bumi telah membahayakan akses terhadap layanan kesehatan, air bersih, perlindungan, dan pendidikan.

“Rumah sakit beroperasi melebihi kapasitas, ribuan anak kekurangan akses yang andal terhadap air bersih, dan banyak sekolah yang rusak,” kata Manuel Rodríguez Pumarol, Perwakilan UNICEF di Venezuela, Minggu (28/6).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gempa GandaGempa VenezuelaUNICEF
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Next Post

Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

Postingan Terkait

Topan Surigae Menguat dengan Cepat di Timur Okinawa

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

30 September 2026
Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

30 September 2026

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

TERBARU

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

TNI Angkatan Laut Tangkap Dua Kapal Nelayan Bawa 50 Kilogram Narkoba

Kampung Tangguh Nusantara di Pesisir Banten

Petugas PSDKP Tarakan Tangkap 3 Pelaku Bom Ikan di Berau

Badai Tropis Jangmi Menguat di Laut Filipina, Mengarah ke Kepulauan Ryukyu

Penelitian Bukan Sekadar Soal Jumlah Publikasi Ilmiah

Pemkot Semarang Apresiasi Tambak Ramah Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.