Darilaut – Gempa bumi kuat magnitudo (M)6,7 yang mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) siang dirasakan dalam skala MMI (Modified Mercalli Intensity) V-VI-VII.
Skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Arti V MMI Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
Arti VI MMI, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
Arti VII MMI, tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa dirasakan dalam skala MMI VI-VII Palu, V-VI Sigi, III Polewali Mandar, III Mamasa, III Mamuju, II-III Pinrang, II-III Pare-pare.
Kemudian, II-III Pohuwato, II-III Boalemo, III Pasangkayu, II Wajo, II-III Gorontalo Utara, II-III Majene, II-III Kabupaten Gorontalo, II-III Kota Gorontalo, II-III Luwu Utara, II-III Balikpapan, II-III Samarinda dan II-III Pulau Laut-Kotabaru.




