Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak Berbagai Infrastruktur

Bangunan roboh atau mengalami kerusakan akibat gempa dahsyat di lepas pantai Saranggani, Mindanao, Filipina Selatan, pada Senin (8/6) pagi. FOTO: Via Facebook Gensan News Online

Darilaut – Kantor Pertahanan Sipil (Office of Civil Defense – OCD) Filipina mencatat laporan “kerusakan besar di berbagai infrastruktur” menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude (M) 7,8 yang mengguncang Maasim, Sarangani, dan provinsi-provinsi terdekat di Mindanao, Filipina Selatan, pada Senin (8/6) pagi.

“Ada laporan kerusakan besar di berbagai infrastruktur. Listrik dan komunikasi juga terpengaruh. Evakuasi juga sedang berlangsung di daerah pesisir yang terdampak,” kata OCD seperti dikutip dari Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA).

OCD juga mengatakan sebagian besar daerah yang terdampak berada di Semenanjung Zamboanga, Wilayah Davao, Soccsksargen, dan Wilayah Otonom Bangsamoro di Mindanao Muslim (BARMM).

Lembaga tersebut juga sedang memverifikasi laporan korban jiwa.

“Laporan korban jiwa sedang dipantau dan akan divalidasi, namun, belum ada laporan resmi hingga saat pelaporan,” kata OCD.

Masyarakat diimbau untuk tidak kembali memasuki rumah atau infrastruktur lainnya, terutama gedung-gedung tinggi yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan, di tengah ancaman gempa susulan.

Demikian pula, kantor-kantor penanggulangan dan manajemen risiko bencana lokal (LDRRMO) diarahkan untuk mengawasi respons di wilayah tanggung jawab masing-masing.

“Unit penyelamat dari dinas berseragam diarahkan untuk siaga dan siap dikerahkan kapan saja,” ujarnya.

OCD juga mengatakan pusat operasinya dalam keadaan siaga merah penuh, bersama dengan sel koordinasi antarlembaga nasional, klaster respons, dan lembaga-lembaga, dan berkoordinasi erat dengan LDRRMO.

Para pejabat tinggi dari OCD dan Departemen Pertahanan Nasional sekarang sedang menuju ke daerah-daerah yang terkena dampak untuk memeriksa kerusakan dan mempercepat operasi respons segera.

Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. pada hari Senin memerintahkan untuk mobilisasi segera lembaga-lembaga pemerintah menyusul gempa bumi kuat di lepas pantai Sarangani yang memicu peringatan tsunami di beberapa provinsi pesisir di Mindanao.

MelansirPNA, Marcos mengatakan Kantor Pertahanan Sipil (OCD) dan Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen (NDRRMC) sekarang sedang mengoordinasikan operasi respons dan pemantauan di daerah yang terkena dampak.

Presiden mengarahkan Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD) untuk menyiapkan persediaan bantuan dan memastikan pusat-pusat evakuasi siap dan beroperasi untuk warga yang mungkin mengungsi.

Exit mobile version