Darilaut – Kantor Pertahanan Sipil (Office of Civil Defense – OCD) Filipina mencatat laporan “kerusakan besar di berbagai infrastruktur” menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude (M) 7,8 yang mengguncang Maasim, Sarangani, dan provinsi-provinsi terdekat di Mindanao, Filipina Selatan, pada Senin (8/6) pagi.
“Ada laporan kerusakan besar di berbagai infrastruktur. Listrik dan komunikasi juga terpengaruh. Evakuasi juga sedang berlangsung di daerah pesisir yang terdampak,” kata OCD seperti dikutip dari Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA).
OCD juga mengatakan sebagian besar daerah yang terdampak berada di Semenanjung Zamboanga, Wilayah Davao, Soccsksargen, dan Wilayah Otonom Bangsamoro di Mindanao Muslim (BARMM).
Lembaga tersebut juga sedang memverifikasi laporan korban jiwa.
“Laporan korban jiwa sedang dipantau dan akan divalidasi, namun, belum ada laporan resmi hingga saat pelaporan,” kata OCD.
Masyarakat diimbau untuk tidak kembali memasuki rumah atau infrastruktur lainnya, terutama gedung-gedung tinggi yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan, di tengah ancaman gempa susulan.
Demikian pula, kantor-kantor penanggulangan dan manajemen risiko bencana lokal (LDRRMO) diarahkan untuk mengawasi respons di wilayah tanggung jawab masing-masing.




