Berdasarkan prosedur operasi standar Phivolcs, peringatan tsunami dicabut dua jam setelah perkiraan waktu kedatangan tsunami terakhir.
Sementara itu, Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) mengumumkan penangguhan sementara operasi di Bandara General Santos menyusul gempa bumi di Sarangani.
“Penilaian fasilitas navigasi udara, peralatan, dan kemampuan operasional saat ini sedang dilakukan untuk memastikan keselamatan dan integritas operasi bandara yang berkelanjutan,” katanya dalam sebuah pernyataan.
BMKG: Peringatan Tsunami Berakhir
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa M7,7 di barat laut Pulau Karatung Sulawesi Utara, dinyatakan telah berakhir.
Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Filipina Selatan pada Senin (8/6) pagi memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah di Indonesia.
Gempa tersebut berpotensi tsunami di Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.
Hasil pemutakhiran peringatan dini BMKG, tsunami akibat gempa terdeteksi di 0.09m di Loloda Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara pukul 07.20 WIB, 0.19m di Melonguane Kepulauan Talaud Sulawesi Utara pukul 07.27 WIB, dan 0.18m di Ulu Siau Kabupaten Sitaro Sulawesi Utara.




