Boyke mengatakan berkomitmen untuk terus berupaya menjaga situasi yang kondusif dan aman bagi seluruh karyawan Pani Gold Project dan masyarakat Marisa dan bekerja sama dengan para pihak berwenang dan mengupayakan solusi terbaik dalam menyelesaikan isu yang terjadi dengan tetap mematuhi prosedur hukum yang berlaku.
Sejak Desember 2022, manajemen Pani Gold Project telah melakukan musyawarah dengan penambang rakyat difasilitasi oleh Satgas (Satuan Tugas). Satgas ini terdiri dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pohuwato, Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI), Aliansi Penambang, KUD Dharma Tani, untuk tidak menambang di kawasan Pani Gold Project beroperasi.
Pani Gold Project telah memberikan Tali Asih dan pilihan program alih profesi yang telah diterima oleh lebih dari 2.200 penambang.
Proyek Emas Pani dikelola oleh PETS, PT GSM, PT Pani Bersama Jaya (PBJ), PT Pani Bersama Tambang, dan PT Puncak Emas Gorontalo.
Proyek Emas Pani mengandung deposit emas dalam endapan epitermal sulfidasi rendah di Provinsi Gorontalo.
Estimasi sumber daya mineral di kawasan ini sebesar 275,8 juta ton dengan kadar 0,75 g/t emas yang mengandung 6,63 juta ounces emas.
Studi Kelayakan Pani sedang dilaksanakan berfokus pada optimalisasi belanja modal proyek, jadwal penambangan serta maksimalisasi throughput dan pemulihan dan dijadwalkan untuk diumumkan pada Q4 2023.




