Darilaut – Untuk mempermudah akses pada layanan kesehatan, peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menghadirkan aplikasi berbasis digital “Hallo Stroke” untuk masyarakat.
Hallo Stroke kolaborasi bersama Monash University, Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Pengembangan aplikasi juga melibatkan komunitas kesehatan dan disabilitas, seperti Yayasan Stroke Indonesia serta Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).
Peluncuran aplikasi Hallo Stroke sekaligus menjadi bukti bahwa inovasi perguruan tinggi dapat menghadirkan solusi nyata bagi persoalan kesehatan masyarakat.
Dengan hadirnya aplikasi ini, peneliti berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi kesehatan yang akurat, meningkatkan kesadaran terhadap bahaya stroke, serta meminimalkan risiko dampak serius akibat keterlambatan penanganan pasien stroke.
Aplikasi tersebut hadir sebagai media edukasi dan layanan kesehatan untuk membantu masyarakat mengenali gejala stroke serta memperoleh penanganan lebih cepat dan tepat.
Peneliti Fakultas Kedokteran UNG, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, menjelaskan bahwa aplikasi Hallo Stroke dikembangkan sebagai bentuk inovasi digital di bidang kesehatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya stroke.



