Anugerah diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 129 Tahun 2018 tentang Penganugerahan Satya Lencana Wirakarya, sebagai penghargaan atas upaya para bupati tersebut dalam mengembangkan dan membangun laut di daerahnya.
Menurut Mendagri, bupati yang mendapatkan penghargaan itu dapat mempertahankan kinerja dalam mengelola pembangunan berkelanjutan di daerah kepulauan, serta dapat dijadikan contoh bagi daerah lain.
“Dengan kekayaan sumber daya yang berlimpah, baik sumber alam hayati dan non-hayati maupun jasa-jasa lingkungan, sebagai aset nasional yang harus kita kelola secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan, laut merupakan pemersatu bangsa. Karena itu sepatutnya laut dijadikan “kawan”.
“Rangkul dan jadikan laut sebagai kawanmu, bukan musuhmu. Laut bukan pemisah justru pemersatu. Pengikat dan masa depan anak cucu kita,” kata Longki.
Menurut staf ahli Menteri Bidang Ekonomi Maritim Sugeng Santoso, sebagai negara kepulauan dengan luas wilayah laut yang sangat besar, percepatan pembangunan kelautan merupakan tantangan yang harus diupayakan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Salah satu tantangannya adalah bagaimana mengembangkan industri kelautan, industri perikanan, perniagaan laut dan peningkatan pendayagunaan potensi laut dan dasar laut bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Sejalan dengan itu, upaya menjaga daya dukung dan kelestarian fungsi lingkungan laut juga merupakan tantangan dalam pembangunan kelautan





Komentar tentang post