Darilaut – Di tengah pesatnya transformasi digital dan kemajuan kecerdasan buatan (AI), peran redaksi (newsroom) sebagai penjaga kredibilitas dan nilai berita dinilai tetap tak tergantikan. Hal ini mengemuka dalam panel diskusi Membangun Ekosistem Digital Lintas Industri pada ajang Indonesia Digital Conference (IDC) 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di The Hub Sinarmas Land, Jakarta.
Diskusi tersebut menghadirkan perwakilan dari Pertamina, TikTok Indonesia, dan iNews Media Group yang menyoroti pentingnya sinergi antara inovasi digital, tanggung jawab informasi, serta literasi media.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramitha, menegaskan bahwa transformasi digital kini menjadi keniscayaan, termasuk di sektor energi.
“Digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem, tapi juga fondasi untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah transisi menuju ekonomi rendah karbon,” ujar Arya.
Ia menambahkan, melalui Pertamina Digital Hub dan aplikasi MyPertamina, perusahaan terus meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan.
Namun, di balik kemajuan digital, Arya mengingatkan pentingnya peran media dalam menangkal hoaks. Ia mencontohkan, Pertamina pernah menghadapi kabar palsu mengenai penjualan SPBU di Wonogiri yang cepat menyebar di media sosial.




