Dalam penelitian ini menjelaskan bahwa spesimen Giuris dari Danau Limboto dikumpulkan dari Juni 2022 hingga Mei 2023. Dari 662 individu, hasil analisis hubungan panjang dan berat menunjukkan populasi tersebut sedikit alometrik positif.
Hasil pengukuran meristik mengarah ke G. margaritaceus dengan beberapa perbedaan kecil.
Analisis lainnya, yang diidentifikasi sebagai G. margaritaceus atau sinonimnya Ophieleotris aporos, menunjukkan bahwa semua populasi merupakan spesies yang terpisah satu sama lain dengan jarak P lebih dari 2% dan membentuk kelompok terpisah dalam pohon filogenetik dan jaringan haplotip.
Masalah kesalahan identifikasi dalam nama taksonomi G. margaritaceus untuk kelima populasi menunjukkan bahwa mereka berpotensi terpisah menjadi lima spesies yang berbeda, dengan atau tanpa memasukkan G. margaritaceus, dan berpotensi dari spesies yang telah dideskripsikan saat ini atau menjadi spesies baru di masa mendatang.
Kajian penelitian ini menyebutkan bahwa taksonomi G. margaritaceus memiliki masalah dengan luas sebaran spesies ini. Sebaran ini memungkinkan banyak spesies selain G. margaritaceus mengalami kesalahan identifikasi karena pembaruan dalam literatur taksonomi dan kemungkinan bahwa spesies belum dideskripsikan.
Setiap populasi mungkin merupakan spesies yang berbeda secara genetik dari populasi Danau Limboto, dibandingkan dengan populasi di Sulawesi Tengah, dan Filipina.




