Kapal Spanyol lainnya bernama Mirfak juga mengalami insiden yang sama, kehilangan kemudi karena serangan aneh.
Paus pembunuh adalah mamalia sosial – yang terbesar dari keluarga lumba-lumba – dan mungkin penasaran dengan kapal-kapal. Namun, paus pembunuh tidak mungkin menyerang kapal dengan kekuatan seperti ini.
Kelompok paus pembunuh dapat bekerja sama, sering kali dengan taktik tim yang bertujuan memangsa makanan, tetapi kejadian tabrakan tampaknya di luar karakter.
Otoritas maritim Spanyol mengatakan perilaku ini berarti pelaut harus ‘menjaga jarak’ dari hewan.
Namun, itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan jika mereka memutuskan untuk menabrak kapal.
Perilaku paus pembunuh menyerang kapal tentunya merupakan hal yang sangat tidak biasa dan memprihatinkan.
Hingga saat ini para ilmuwan kelautan, khususya peneliti paus pembunuh masih belum menemukan motif dibalik insiden tersebut.
Namun, yang dapat menjadi catatan bahwa ada kelompok paus pembunuh yang merasa terancam dan bereaksi dibawah tekanan.
Para ilmuwan juga mengatakan tidak mungkin lebih dari satu polong bertindak dengan cara ini.
Pada 29 Juli, di lepas Cape Trafalgar, Victoria Morris berada di atas kapal pengiriman yang dikelilingi 9 paus orca.
Paus orca ini menabrak kapal, memutarnya, merusak mesin dan kemudi. Paus orca ini berkomunikasi melalui suara siulan yang keras.





Komentar tentang post