Sabtu, Januari 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ilmuwan Menemukan Terumbu Karang Langka di Dekat Tahiti

redaksi
22 Januari 2022
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
Ilmuwan Menemukan Terumbu Karang Langka di Dekat Tahiti

Sebuah penelitian ilmiah yang didukung oleh UNESCO telah menemukan salah satu terumbu karang langka dan terbesar di dunia di lepas pantai Tahiti. FOTO: ALEXIS ROSENFELD/NEWS.UN.ORG

Darilaut – Sejumlah ilmuwan menemukan terumbu karang langka di dekat Tahiti. Karang tersebut berbentuk seperti mawar.

Melansir news.un.org, salah satu terumbu karang terbesar di dunia tersebut ditemukan melalui misi ilmiah yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di lepas pantai Tahiti.

UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organizationm) mengumumkan para penyelam telah menjelajahi karang besar berbentuk mawar yang membentang sekitar tiga kilometer. Karang ini berada di kedalaman antara 30 dan 65 meter.

Indikasi awal menunjukkan bahwa kedalamannya telah melindunginya dari pemutihan yang disebabkan oleh pemanasan global.

“Sungguh ajaib untuk menyaksikan karang mawar raksasa yang indah yang membentang sejauh mata memandang. Itu seperti sebuah karya seni,” kata fotografer Prancis dan pendiri kampanye #1Ocean yang memimpin misi penyelaman, Alexis Rosenfeld.

Temuan terumbu karang ini sangat tidak biasa karena lokasinya yang dalam, karena sebagian besar terumbu karang yang dikenal di dunia hanya turun hingga sekitar 25 meter.

Karang seperti mawar berukuran diameter hingga dua meter dan karang itu sendiri memiliki lebar antara 30 meter dan 65 meter.

Menurut UNESCO temuan ini menunjukkan bahwa ada lebih banyak terumbu besar di luar sana, pada kedalaman lebih dari 30 meter, di tempat yang dikenal sebagai ‘zona senja’ lautan, yang sama sekali tidak kita ketahui.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: keanekaragaman hayatiPBBTahitiTerumbu KarangUnesco
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tahun 2022, Jawa Barat dan Jawa Timur Terbanyak Kejadian Bencana Alam

Next Post

Pemanasan Laut, Ini Dampak Bagi Ekosistem dan Manusia

Postingan Terkait

PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

17 Januari 2026
BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

UNDP: Kapal Listrik Tenaga Surya Solusi Bagi Nelayan Kecil

17 Januari 2026

Bibit Siklon Tropis 96S Bawa Gelombang Laut di Selatan Jawa

Berkah Laut Panen Gurita Berat Hampir Setengah Ton di Torosiaje Teluk Tomini

Ini Logo Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

Next Post
Pemanasan Laut, Ini Dampak Bagi Ekosistem dan Manusia

Pemanasan Laut, Ini Dampak Bagi Ekosistem dan Manusia

Komentar tentang post

TERBARU

PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

UNDP: Kapal Listrik Tenaga Surya Solusi Bagi Nelayan Kecil

Bibit Siklon Tropis 96S Bawa Gelombang Laut di Selatan Jawa

Berkah Laut Panen Gurita Berat Hampir Setengah Ton di Torosiaje Teluk Tomini

Ini Logo Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Cantrang Beroperasi 1960, Pedoman FAO 1970

Persentase Wilayah Jakarta di Bawah Permukaan Laut Terus Bertambah

Kemenhub Kembangkan EcoPort, Pelabuhan Berwawasan Lingkungan

Pelatihan Diving, Universitas Kwansai Gakuin Jepang Kerjasama FPIK Undip

Status Terkini Temuan Hiu Prickly Dogfish dari Teluk Manado

18 Desa Terendam Banjir di Pulau Taliabu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.