Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tanda Zona Bahaya Dipasang di Gunung Ibu

redaksi
19 Januari 2025
Kategori : Berita
0
Tanda Zona Bahaya Dipasang di Gunung Ibu

Pemasangan rambu zona bahaya di sejumlah titik di Gunung api Ibu Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Sabtu (18/1). FOTO: BNPB

Darilaut – Rambu zona bahaya dipasang di sejumlah titik di Gunung api Ibu Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Rambu ini sebagai penanda yang berfungsi sebagai pengingat bagi seluruh warga bahwa sedang berada di zona bahaya.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menyaksikan langsung proses pemasangan rambu zona bahaya di beberapa lokasi di Halmahera Barat, pada Sabtu (18/1).

“Kita memastikan bahwa desa yang direkomendasikan untuk dievakuasi, kita pasang rambu. Rambu-rambu ini berbentuk baliho dan menunjukan bahwa zona bahaya dan disebutkan bahwa dilarang masuk,” ujar Raditya.

Selain Raditya dan jajaran BNPB, Dandim 1501/Ternate selaku Komandan Posko berada di lokasi pemasangan rambu zona bahaya tersebut.

“Targetnya enam desa dipasang rambu selesai hari ini. Harapannya masyarakat dipastikan tahu bahwa mereka sedang berada di zona bahaya,” ujarnya.

Selain memasang rambu, BNPB menuju Desa Sangaji Nyeku untuk melihat langsung sirine yang ada di desa tersebut.

“Di sisi lain kita memastikan bahwa sirine yang dipasang di titik di wilayah desa tersebut berfungsi, karena sirine ini berbasis pada informasi yg ada di hulu,” ujarnya.

Setelah memasang rambu, Raditya melanjutkan tinjauan dengan menyisir ke desa-desa yang perlu dievakuasi seperti di Desa Tuguis dan Desa Todoke di Kecamatan Tabaru.

Tags: BNPBGunung IbuHalmahera BaratKawasan Rawan BencanaMaluku Utara
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Larangan Aplikasi TikTok Membayangi Pengguna di Amerika Serikat

Next Post

Pengungsi Gunung Ibu di Halmahera Barat Bertambah

Postingan Terkait

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

17 April 2026
1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

17 April 2026

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Next Post
Gunung Ibu di Halmahera Barat 13 Kali Meletus

Pengungsi Gunung Ibu di Halmahera Barat Bertambah

TERBARU

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

AmsiNews

REKOMENDASI

Glaukoma, Penyakit Tanpa Gejala Penyebab Kebutaan di Indonesia

Tiga Pasien Anak Dengan Hepatitis Akut Meninggal Dunia

Frekuensi Kejadian Banjir Rob Meningkat

Data Copernicus Dukung Pemantauan Banjir di Pantai Eropa

111 Mahasiswa Mengikuti Rekognisi Pembelajaran Lampau di UNG

Nikmatnya Abon Ikan Bubara Khas Raja Ampat, Bersih dan Ramah Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.