Senin, November 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ilmuwan Temukan Cara Agar Terumbu Karang Tahan Panas

redaksi
19 Mei 2020
Kategori : Berita
0
Ahli Taksonomi Hewan Laut Teguh Peristiwady Dikukuhkan Sebagai Profesor Riset

Terumbu karang dan keanekaragaman jenis ikan di Togean. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tim ilmuwan di Australia mengatakan berhasil menemukan cara untuk membantu terumbu karang mengatasi dampak pemutihan yang merusak, dengan cara membuat karang lebih tahan panas.

Kenaikan suhu laut membuat terumbu karang mengeluarkan lumut kecil yang hidup di karang.
Hal itu membuat karang berubah warna menjadi putih dan pada hakikatnya membuat karang kelaparan.

Untuk mengatasi persoalan itu, para peneliti mengembangkan strain lumut mikro yang dibuat di laboratorium yang lebih punya daya tahan terhadap panas.

Ketika disuntikkan ke dalam terumbu karang, lumut tersebut dapat bertahan lebih baik di lingkungan air yang lebih hangat.

Tim peneliti yakin temuan mereka mungkin berguna dalam upaya melestarikan terumbu karang, yang dikatakan “mengalami kematian massal karena gelombang panas air laut”.

Mereka membuat karang lebih tahan terhadap pemutihan yang terjadi karena kenaikan suhu dengan jalan meningkatkan ketahanan terhadap panas pada simbion mikroalga -sel-sel kecil lumut yang hidup di dalam jaringan karang.

Alga mikro itu kemudian dipaparkan ke suhu yang semakin hangat selama periode empat tahun.

Langkah ini membuat alga mikro beradaptasi dan bertahan dalam kondisi lebih panas.
“Begitu alga mikro dikembalikan ke larva karang, maka simbiosis alga-karang yang baru terbentuk menjadi lebih tahan panas dibanding yang asli,” kata penulis inti Dr Patrick Buerger dari Csiro, lembaga ilmu pengetahuan nasional Australia seperti dikutip dari BBC News Indonesia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: coral bleachingpemutihan karangTerumbu Karang
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Riset Herbal Indonesia untuk Anti Virus Covid-19

Next Post

Konsulat Indonesia Fasilitasi Kepulangan 111 WNI dari Tawau

Postingan Terkait

Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

2 November 2026
AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

2 November 2026

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Next Post
Destructive Fishing di Sebatik, Perbatasan Indonesia-Malaysia

Konsulat Indonesia Fasilitasi Kepulangan 111 WNI dari Tawau

Komentar tentang post

TERBARU

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

UNG Optimalkan Partisipasi Alumni

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 90B dan 95S Terpantau di Samudra Hindia

Topan Shanshan Mendarat di Prefektur Kagoshima Jepang

Di Kayangel Sampah Tidak Dibuang Sembarangan

Ikan-ikan Karang Endemik di Halmahera

Riset UNG, Ikan Hulu’u Berpotensi untuk Perawatan Luka Diabetes

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.