Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Maret 2025, antara lain: cabai rawit, emas perhiasan, ikan malalugis/ikan sorihi, bawang merah, ikan layang/ikan benggol, sigaret kretek mesin (SKM), tarif air minum pam, ikan cakalang/ikan sisik, tomat, ikan tuna, sigaret putih mesin (SPM).
Selanjutnya, minyak goreng, terong, seragam sekolah anak, ongkos binatu/laundry, sepeda motor, upah asisten rumah tangga, ikan selar/ikan tude, tarif parkir, cat tembok, bioskopo, ikan lolosi, ikan nike, gula pasir, baju muslim anak, sabun detergen bubuk, lada/merica, sekolah dasar, kemiri dan mobil.
Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: tarif listrik, beras, daging ayam ras, kangkung, telepon seluler, sabun cair/cuci piring, susu bubuk untuk balita dan angkutan udara.
Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Maret 2025, antara lain: tarif listrik, cabai rawit, bawang merah, ikan layang/ikan benggol, ikan cakalang/ikan sisik, ikan malalugis/ikan sorihi, emas perhiasan, ikan lolosi, ikan ekor kuning, telur ayam ras, ikan mujair dan bawang putih.
Komoditas yang memberikan andil/ sumbangan deflasi m-to-m, antara lain: kangkung, angkutan udara, ikan tuna, tomat, tarif kendaraan roda 2 online, sabun detergen bubuk, jagung manis dan terong.




