Darilaut – Inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Gorontalo di bulan Maret 2026 sebesar 2,60 persen. Secara umum perkembangan harga berbagai komoditas pada Maret 2026 menunjukkan adanya kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, pada Maret 2026 terjadi inflasi y-on-y sebesar 2,60 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,97 pada Maret 2025 menjadi 110,78 pada Maret 2026.
Selain itu, Provinsi Gorontalo mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,24 persen dan inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,36 persen.
Berita resmi statistik BPS Provinsi Gorontalo No. 22/04/75/Th. XX, 1 April 2026 menyebutkan inflasi y-on-y Provinsi Gorontalo terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada enam kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,59 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 6,85 persen; kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,30 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,06 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,72 persen; kelompok transportasi sebesar 1,20 persen.
Lima kelompok pengeluaran mengalami deflasi y-on-y yaitu kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,88 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,47 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,09 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,88 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,58 persen.




