Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gulf Grouper, Ikan Kerapu Bertubuh Besar

redaksi
14 Juni 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Gulf Grouper, Ikan Kerapu Bertubuh Besar

Ikan kerapu teluk (Gulf Grouper). FOTO: Octavio Aburto, Scripps Institution of Oceanography/ Fisheries.noaa.gov

Darilaut – Ikan kerapu teluk tergolong bertubuh besar. Akan tetapi hewan laut ini termasuk salah satu spesies yang berada dalam bahaya kepunahan.

Menurut NOAA Fisheries kerapu teluk (Gulf Grouper) termasuk salah satu predator teratas yang ditemukan di Teluk California dan Samudra Pasifik bagian timur.

Ikan kerapu teluk memakan semua jenis mangsa dengan menggunakan mulutnya yang menonjol untuk menelan ikan dan kepiting utuh.

Setelah dewasa, kerapu teluk berkumpul dalam kelompok besar di terumbu bawah laut untuk berkembang biak setahun sekali.

Kemungkinan besar kerapu teluk dewasa sebagai betina dan kemudian bertransisi menjadi jantan seiring bertambahnya usia selama 48 tahun.

Kerapu teluk dulunya merupakan tangkapan umum bagi para nelayan di Pantai Barat. Tetapi karena penangkapan ikan yang berlebihan, perikanan itu hampir tidak pernah mendarat pada tahun 1970.

Panen spesies ini di Amerika Serikat kemudian dilarang.

Ancaman terhadap kerapu teluk termasuk tangkapan sampingan, penangkapan ikan berlebihan di luar perairan AS, dan degradasi habitat penting seperti terumbu karang karena polutan.

NOAA Fisheries bekerja untuk melestarikan habitat terumbu, lamun, dan bakau yang penting yang menjadi sandaran kerapu teluk dan spesies terancam punah lainnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ikan KerapuNOAA Fisheries
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Malam Ini Purnama Stroberi Super

Next Post

Subvarian Baru Omicron Terdeteksi di Indonesia

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

9 September 2026
Dentuman Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

9 September 2026

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Next Post
WHO Mengakui Bukti Penularan Virus Corona Lewat Udara

Subvarian Baru Omicron Terdeteksi di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

AmsiNews

REKOMENDASI

Mitsubishi Meluncurkan Kapal Ferry Berbahan Bakar LNG Pertama di Jepang

Kisah Relawan Perempuan Jadi Supir Ambulans Tangani Pasien Covid-19

Pengguna Facebook 3 Miliar, Terbanyak Platform Digital Tahun 2023

Cara Astronot Merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

Covid-19, Komite Keselamatan Jurnalis Ingatkan Untuk Jaga Jarak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.