Jumat, Juli 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ini Kisah Awak Kapal Ikan Indonesia di Luar Negeri

redaksi
20 November 2019
Kategori : Berita
0
Terjerat Impor Ikan

Ilustrasi ikan. FOTO: DARILAUT.ID

Entah karena kasihan dengan kondisi yang memburuk, kapten kapal berbaik hati memulangkan Fikri ke Indonesia. Tiba dengan selamat di Brebes, Fikri kaget rupanya selama bekerja di luar negeri, gaji dan bonus yang menjadi haknya tidak pernah dikirimkan kepada keluarganya.

Ada lagi cerita tentang Nolvianus. Pada 2018, pemuda asal Manado ini diajak salah satu koleganya untuk bekerja di kapal ikan luar negeri.

Berangkat dari Manado ke Jakarta hanya bermodal KTP, ijazah dan SKCK. Tidak memiiki paspor, buku pelaut dan sertifikat BST. Atas jasa agen, buku pelaut, paspor dan BST diurus di Tegal (belakangan diketahui sertifikat BST tersebut palsu).

Sebelum berangkat ke Abidjan Pantai Gading, Nolvianus meneken Perjanjian Kerja Laut. Disitu tercantum gajinya US$ 300/bulan dan masa kontrak 3 tahun. Pelayaran perdana dengan kapal HARVEST 354.

Untuk berlayar 1 bulan, persediaan logistik terbatas. Air mineral dijatah 1 dos/org dan jika air tersebut habis mereka minum air tampungan di palka kapal. Tugasnya rangkap sebagai petugas jaga kapal dan koki. Sampai akhirnya jatuh sakit.

Perawatan diberikan dan naik kapal lagi tapi tetap sakit. Atas komunikasi dengan agen di Indonesia, Nolvi dan agen bersepakat untuk pulang ke tanah air.

Tiba di Jakarta, oleh agen Nolvi hanya diberikan ongkos pulang ke Manado dengan kapal laut. Perhitungan gaji dilakukan dengan rumit dengan pemotongan biaya sana sini dan dikenakan denda.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Awak Kapal PerikananPerlindungan awak kapal perikanan
Bagikan18Tweet11KirimKirim
Previous Post

Peraturan Tentang Awak Kapal Perikanan Indonesia di Luar Negeri Belum Dirumuskan

Next Post

LIPI Riset Laut Dalam Bersama Peneliti Tiongkok dan Amerika Serikat

Postingan Terkait

Badai Tropis Noul Menuju Selat Luzon dan Pantai Timur Guangdong

Badai Tropis Noul Menuju Selat Luzon dan Pantai Timur Guangdong

24 Juli 2026
Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

24 Juli 2026

Restorasi Terumbu Karang Memerlukan Data Jangka Panjang

Efektivitas Restorasi Terumbu Karang dengan Memastikan Fungsi Ekosistemnya Pulih

UNG Perkuat Tata Kelola Keuangan

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

Next Post
LIPI Riset Laut Dalam Bersama Peneliti Tiongkok dan Amerika Serikat

LIPI Riset Laut Dalam Bersama Peneliti Tiongkok dan Amerika Serikat

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Noul Menuju Selat Luzon dan Pantai Timur Guangdong

Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

Restorasi Terumbu Karang Memerlukan Data Jangka Panjang

Efektivitas Restorasi Terumbu Karang dengan Memastikan Fungsi Ekosistemnya Pulih

UNG Perkuat Tata Kelola Keuangan

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Darian Terbentuk di Dekat Kepulauan Cocos, Samudra Hindia

Awal Tahun 2021 Ada 13 Bencana Alam di Indonesia

Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

BMKG dan Pemerintah Perancis Bangun Infrastruktur Sistem Meteorologi Maritim

Apa itu Traceability dalam Perikanan?

Isu Mamalia Laut Berdampak pada Perdagangan Perikanan Internasional

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.