Selasa, Juni 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ini Kisah Awak Kapal Ikan Indonesia di Luar Negeri

redaksi
20 November 2019
Kategori : Berita
0
Terjerat Impor Ikan

Ilustrasi ikan. FOTO: DARILAUT.ID

BANYAK awak kapal perikanan Indonesia di luar negeri berharap gaji ratusan dolar per bulan. Namun nasib mereka belum beruntung. Kenyataannya, selama berbulan-bulan mereka bekerja tanpa gaji.

Seperti Fikri dan Nolvianus. Keduanya mewakili kisah sedih awak kapal perikanan yang bekerja di luar negeri.

Fikri, pemuda asal Brebes selama 4 bulan terjebak pada kapal berbendera China penangkap cumi di Peru. Nolvianus, pemuda asal Manado selama 11 bulan terjebak di kapal ikan berbendera Taiwan di Afrika Selatan.

Fikri pemuda lugu, usianya 21 tahun ketika April tahun 2018 tergiur bekerja di kapal ikan luar negeri dengan gaji US$ 450/bulan. Mendaftarkan diri pada salah satu perusahaan penyalur tenaga kerja di Slawi Tegal. Berangkat ke Peru dari Jakarta dengan pesawat, transit di Kuala Lumpur dan Amsterdam. Di pelabuhan Peru, Fikri naik kapal berbendera Cina dan bergabung bersama 13 orang ABK dari berbagai negara, 2 orang asal Indonesia.

Selama 4 bulan berlayar, komunikasi dengan keluarga terputus. Usianya yang masih muda tidak sebanding dengan tekanan mental dan pekerjaan diatas laut yang demikian berat.

Tidak tahan dengan kondisi bekerja, dia menyampaikan keingianan untuk berhenti bekerja. Sayangnya, permintaan tersebut tidak direspon oleh pihak yang memberangkatkan Fikri.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Awak Kapal PerikananPerlindungan awak kapal perikanan
Bagikan17Tweet10KirimKirim
Previous Post

Peraturan Tentang Awak Kapal Perikanan Indonesia di Luar Negeri Belum Dirumuskan

Next Post

LIPI Riset Laut Dalam Bersama Peneliti Tiongkok dan Amerika Serikat

Postingan Terkait

Gempa Dahsyat di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan Memicu Gelombang Tsunami 1 Meter

Gempa Dahsyat di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan Memicu Gelombang Tsunami 1 Meter

8 Juni 2026
Gempa Dahsyat di Filipina Selatan Menewaskan 15 Orang

Korban Tewas Akibat Gempa di Lepas Pantai Saranggani Filipina Selatan 19 Orang

8 Juni 2026

Hari Laut Sedunia, Ketua Umum ISKU: Mari Berkomitmen Mengurangi Polusi dan Menghormati Ekosistem Laut

Gempa M7,7 di Dekat Sarangani Filipina Selatan Merusak Puluhan Rumah di Kepulauan Sangihe dan Talaud

Gempa Dahsyat di Filipina Selatan Menewaskan 15 Orang

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Gempa M7,7 di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan

Gempa Sarangani di Filipina Selatan, Phivolcs: Jauhi Bangunan yang Rusak

Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak Berbagai Infrastruktur

Next Post
LIPI Riset Laut Dalam Bersama Peneliti Tiongkok dan Amerika Serikat

LIPI Riset Laut Dalam Bersama Peneliti Tiongkok dan Amerika Serikat

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Dahsyat di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan Memicu Gelombang Tsunami 1 Meter

Korban Tewas Akibat Gempa di Lepas Pantai Saranggani Filipina Selatan 19 Orang

Hari Laut Sedunia, Ketua Umum ISKU: Mari Berkomitmen Mengurangi Polusi dan Menghormati Ekosistem Laut

Gempa M7,7 di Dekat Sarangani Filipina Selatan Merusak Puluhan Rumah di Kepulauan Sangihe dan Talaud

Gempa Dahsyat di Filipina Selatan Menewaskan 15 Orang

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Gempa M7,7 di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Laut Dipindahkan ke Darat, Korea Selatan Bersiap Menghadapi Topan Khanun

Satu Korban KM Aleluya Tiba di Manado

Ikan Nike, Penyokong Kemunculan Hiu Paus di Gorontalo

Ketua Umum SNPMB: Peserta Lulus Seleksi Jalur SNBT Segera Registrasi Ulang

Sandiaga Uno: Karimunjawa Lokasi Diving Terbaik di Indonesia

P2O LIPI Rintis Laboratorium Bersama Internasional Biodiversitas Kelautan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.