Warnanya bervariasi dari abu-abu hingga hitam kebiruan di atas dan abu-abu pucat di bawah. Ujung sebagian besar sirip biasanya berwarna putih. Habitat spesies ini di antara kedalaman 150 m sampai 1000 m.
Hingga 2016, Museum Sejarah Alam Florida telah mencatat sebanyak 200 kemunculan Hiu Megamouth dalam keadaan hidup maupun terdampar dan mati.
Penampakan 200 Hiu Megamouth telah dikonfirmasi di seluruh dunia. Karena meningkatnya jumlah hiu mulut besar yang tertangkap jaring, khususnya di Taiwan, Museum Sejarah Alam Florida tidak melanjutkan lagi pembaruan daftar kemunculan.
Ikan hiu mulut besar memakan plankton termasuk, udang, copepoda dan ubur-ubur pelagis. Kebanyakan hidupnya mengikuti kawanan krill, dari permukaan laut terbuka di siang hari, dan menyelam jauh di malam hari.
Terdapat beberapa sebutan hiu ini di berbagai negara, seperti di Belanda (grootbekhaai), Inggris (Megamouth Shark), Prancis (requin grande gueule) dan Spanyol (tiburon bocudo).
Hiu megamouth memiliki tubuh yang kekar dan runcing ke belakang. Kepala dan moncongnya bulat, serta memiliki celah insang cukup panjang.
Bagian punggung tubuh berwarna coklat kehitaman dan permukaan ventral putih. Megamouth memiliki lima puluh baris gigi kecil.
Ukuran maksimum hewan ini 550 cm (17 kaki). Jantan dewasa dengan panjang 450-550 cm, betina dengan 500 cm.





Komentar tentang post