Minggu, Maret 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

IOM dan UNEP Bangun Lahan Basah Buatan di Irak Selatan yang Menghadapi Panas dan Kekeringan

redaksi
20 Februari 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
IOM dan UNEP Bangun Lahan Basah Buatan di Irak Selatan yang Menghadapi Panas dan Kekeringan

IOM dan UNEP secara resmi menyerahkan lahan basah buatan yang baru dibangun kepada mitra di Irak. Lahan basah ini menyediakan pengolahan air limbah alami, mendukung adaptasi iklim, dan membantu mengurangi polusi. FOTO: IOM IRAQ/X

Darilaut – Penduduk di Irak Selatan menghadapi kekeringan berkepanjangan dan kelangkaan air.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Program Lingkungan PBB (UNEP), dan otoritas nasional Irak membangun lahan basah buatan di Thi Qar yang dilanda panas.

IOM, UNEP dan otoritas nasional Irak pada Rabu (18/2) secara resmi menyerahkan proyek lahan basah buatan untuk mengatasi polusi dan kekeringan tersebut.

Proyek ini bermanfaat bagi 30.000 penduduk setempat melalui pengolahan air limbah yang efektif dan menyediakan solusi berbasis alam yang berkelanjutan untuk adaptasi iklim, pengelolaan polusi, pelestarian keanekaragaman hayati, dan perlindungan lingkungan.

Irak selatan menghadapi tekanan lingkungan yang semakin meningkat yang didorong oleh pertumbuhan penduduk, perubahan iklim yang menyebabkan kekeringan berkepanjangan, penggurunan, kelangkaan air, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Pengolahan air limbah yang tidak memadai memperburuk tekanan ini, dengan limbah yang tidak diolah dibuang langsung ke sungai dan rawa-rawa, mengancam kesehatan masyarakat, mata pencaharian, dan ekosistem yang rapuh.

Perwakilan IOM dan UNEP bersama dengan pejabat dari Kementerian Sumber Daya Air Irak, Kantor Gubernur Thi Qar, Direktorat Pengelolaan Limbah Thi Qar, dan mitra lainnya, hadir untuk penyerahan resmi kepada otoritas nasional, yang akan terus menjaga dan mengoperasikan sistem lahan basah buatan sebagai bagian dari upaya pengelolaan air lokal.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: IOMIrakLahan BasahPerubahan IklimUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Fakultas Kedokteran UNG Resmi Mendapat Izin Penyelenggaraan Prodi Spesialis Anestesiologi

Next Post

Lahan Basah Buatan di Irak Selatan Salah Satu Solusi Berbasis Alam

Postingan Terkait

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

15 Maret 2026
29 Maret 2025 Sidang Penetapan Awal Syawal 1446 H

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

15 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Next Post
Lahan Basah Buatan di Irak Selatan Salah Satu Solusi Berbasis Alam

Lahan Basah Buatan di Irak Selatan Salah Satu Solusi Berbasis Alam

TERBARU

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

AmsiNews

REKOMENDASI

Implementasi Nilai Ekonomi Karbon, KLHK Meminta Pemda Mengawal Tata Kelola Lingkungan

WMO: Freddy, Badai yang Luar Biasa

KKP Latih 403 Observer Penangkapan Ikan

Rektor UNG Terima Bantuan Mobil Ambulans Dari BNI

Menyebar di 75 Negara, Cacar Monyet Jadi Perhatian Internasional

Banjir Melanda Polewali Mandar dan Gorontalo Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.