Senin, Juni 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jagung Hasil Rekayasa Genetika Butuh Modal Besar, Petani Kecil Sulit Mengakses Bibit

redaksi
30 Juni 2025
Kategori : Berita
0
Jagung Hasil Rekayasa Genetika Butuh Modal Besar, Petani Kecil Sulit Mengakses Bibit

Jagung. FOTO: DARILAUT.ID

Ketika tanaman dibudidayakan dalam sistem subsisten atau lokal, menjadi bagian dari sistem nilai dan praktik keberlanjutan.

Penelitian Vindi fokus pada promosi bibit jagung hasil rekayasa genetika atau Genetically Modified (GM) maize. GM maize ini diberikan kepada petani kecil, sebagai solusi pengentasan kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Jagung sebagai entitas relasional dalam sistem sosial-ekologis, dengan studi kasus di Afrika Selatan.

Jagung dalam konteks ini tidak dipahami semata sebagai objek produksi pertanian, tetapi sebagai agen yang turut membentuk serta dibentuk oleh interaksi antara manusia, kebijakan negara, dan kekuatan pasar.

Vindi mengatakan jagung GM membutuhkan intensifikasi tenaga kerja dan input pertanian dalam skala besar. Sementara itu, jagung lokal, yang tidak terstandarisasi dan tidak melalui sertifikasi komersial, masih beredar melalui sistem tukar informal dan kolektif.

“Di sinilah letak perbedaan mendasar antara dua rezim benih tersebut. Satu dikontrol oleh hak kepemilikan intelektual dan pasar, yang lain hidup dalam sistem pertukaran dan solidaritas lokal,” ujarnya.

Distribusi GM maize dikendalikan secara ketat oleh perusahaan melalui skema sertifikasi, sementara bibit lokal dapat dibagi dan disebarluaskan secara informal. Pada kenyataannya, petani kecil mengalami kesulitan dalam mengakses bibit GM, kata Vindi.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINGenetically modified MaizeJagungJagung Hasil Rekayasa GenetikaJagung LokalSektor Pertanian
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Prof. Fitryane: Lahan Sangat Kritis di Provinsi Gorontalo Melonjak Empat Kali Lipat

Next Post

Penambangan Pasir di Pulau Citlim Berpotensi Mengganggu Ekosistem Pesisir

Postingan Terkait

Bambu, Tumbuhan Paling Toleran dan Penampung Air

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

15 Juni 2026
Gempa Dahsyat di Filipina Selatan Menewaskan 15 Orang

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

15 Juni 2026

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

Next Post
Penambangan Pasir di Pulau Citlim Berpotensi Mengganggu Ekosistem Pesisir

Penambangan Pasir di Pulau Citlim Berpotensi Mengganggu Ekosistem Pesisir

TERBARU

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Rumus Memilih Dalam Pilkada

Waterspout di Perairan Waduk Gajahmungkur

Siklon Tropis Hayley Terbentuk di Selatan NTT

Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Kapal Perikanan Terbakar di Tegal, Angin Kencang Menghambat Pemadaman Api

UNG Akan Buka Program Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.