Kamis, Oktober 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

redaksi
8 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kekeringan. FOTO: DARILAUT.ID

Saat ini, 1,1 miliar anak—hampir separuh dari jumlah anak di dunia—sudah terpapar setidaknya tiga bahaya terkait iklim yang terjadi secara bersamaan, seperti kekeringan, suhu panas ekstrem, atau banjir.

Di seluruh Papua Nugini, sumber-sumber air mulai mengering, tanaman gagal panen, dan harga pangan melonjak—bahkan sebelum dampak terburuk terhadap sektor pertanian diperkirakan terjadi.

Beberapa dampak tersebut sudah terlihat di Papua Nugini, sebuah negara kepulauan Pasifik yang bergunung-gunung, di mana medan yang terpencil dan logistik yang sulit telah menyulitkan upaya penanganan kekeringan di masa lalu.

Kondisi El Niño telah berlangsung sejak pertengahan tahun 2026 dan diperkirakan akan mencapai puncaknya antara bulan Oktober dan Desember.

Pada bulan September, indeks Niño 3.4—sebuah tolok ukur suhu permukaan laut di Pasifik tropis yang digunakan untuk memantau El Niño—melampaui angka yang tercatat pada setiap peristiwa El Niño sebelumnya, termasuk tahun 1997 dan 2015.

Pemerintah setempat, yang telah menetapkan status peristiwa ini pada bulan Juni, telah membentuk gugus tugas khusus dan menyetujui anggaran tambahan sebesar US$112 juta.

Namun, kebutuhan terus meningkat. Sekitar 1,2 juta orang diperkirakan membutuhkan bantuan pangan langsung, sementara laporan mengenai kekurangan air, gagal panen, menipisnya cadangan pangan, dan kenaikan harga sudah bermunculan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: El Niño 2026KekeringanPapua New GuineaUNICEF
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Next Post

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Postingan Terkait

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

8 Oktober 2026
Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

8 Oktober 2026

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

Api di Lahan Gambut Bisa Padam Apabila Terendam Air

Next Post
Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

TERBARU

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

AmsiNews

REKOMENDASI

Komitmen KLHK Kembalikan Satwa Asli ke Habitatnya

Badai Dahsyat Menewaskan 21 Orang, Brasil Dihantam Siklon Ekstratropis

Ahli Geologi Bahas Strategi Mitigasi Gunungapi Anak Krakatau

Awal Tahun 2021 Ada 13 Bencana Alam di Indonesia

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

Agregasi Paus Pembunuh (Orca) di Laut Maratua

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.