Pengamatan dapat dilakukan dengan menempatkan diri di bawah angin dari posisi yang diperkirakan terdapat anoa.
Anoa hidup soliter dengan jumlah anggota kelompok 1–3 ekor. Apabila dijumpai lebih dari 3 individu anoa dalam satu kelompok (biasanya di sekitar tempat mandi/berkubang/berendam), maka itu bukan kelompok tetap.
Setelah itu, anoa akan terpecah menjadi kelompok-kelompok kecil ketika kembali ke hutan mencari makan.
Mustari mengatakan anoa dapat diamati pada waktu siang atau malam karena satwa ini aktif mencari makan pada siang dan malam hari.
Pengamat harus berhati-hati saat anoa terluka, beranak atau pada musim kawin karena satwa sangat agresif pada kondisi tersebut.
Pengamat dapat menunggu pada sumber air atau tempat berkubang yang sering dikunjungi anoa untuk memperbesar kemungkinan pertemuan dengan anoa karena anoa sering mengunjungi sumber air untuk minum, mandi atau berkubang saat terik matahari sekitar pukul 11.00–14.00.
Pada daerah di mana frekuensi aktivitas manusia tinggi, anoa lebih sering aktif pada malam hari, kata Mustari.
Biasanya, musim kawin berlangsung pada musim kemarau, yaitu pada bulan Agustus sampai November. Dengan masa kehamilan induk anoa sekitar 9–10 bulan atau sekitar 275–315 hari.
Induk anoa akan melahirkan dalam periode Agustus–November tahun berikutnya, yaitu pada musim kemarau atau awal musim hujan.





Komentar tentang post