Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memastikan angkutan laut perintis terus melayani masyarakat di wilayah Maluku dan sekitarnya. Kendati sejumlah kapal yang melayani wilayah tersebut harus masuk docking untuk keselamatan pelayaran.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Wisnu Handoko mengatakan, kapal KM Sabuk Nusantara 71 akan melayani masyarakat di Pulau Seram mulai 26 Juni 2019. Dengan rute Pulau Teon, Nila dan Serua. Semuanya di wilayah Provinsi Maluku.
Menurut Wisnu, wilayah Maluku seharusnya dilayani oleh 3 kapal perintis, yaitu kapal Sabuk Nusantara 67, 87 dan 71. Namun, ketiga kapal tersebut harus masuk docking untuk keselamatan pelayaran, sehingga pelayanan angkutan laut perintis di wilayah tersebut menjadi berkurang.
“Adapun KM Sabuk Nusantara 71 sudah selesai perbaikan dan segera melayani wilayah tersebut mulai 26 Juni 2019,” ujar Wisnu, Sabtu (22/6).
Pemerintah terus mengawasi penyelenggaraan angkutan laut perintis dan memastikan agar pelayanan angkutan laut tersebut tidak berhenti. Meski kapal mengalami kerusakan, sehingga harus masuk docking untuk keselamatan pelayaran.
Wisnu mengatakan, Ditjen Perhubungan Laut telah meminta PT Pelni sebagai operator yang mengoperasikan kapal perintis tersebut, dapat mengatasi permasalahan kekurangan kapal di wilayah tersebut.





Komentar tentang post