Kasal mengatakan perkembangan teknologi informasi dan internet di dunia saat ini sudah tidak terbendung lagi, sehingga membawa konsekuensi berupa ancaman di dunia maya atau ancaman cyber warfare, mulai dari skala kecil hingga skala besar yang dapat mengancam suatu negara.
Tanpa adanya kontrol dan pengawasan yang ketat, maka ideologi, politik, kondisi sosial, ekonomi, budaya, bahkan pertahanan dan keamanan negara dapat terancam melalui aktivitas di dunia maya tersebut.
Menurut Kasal sekarang ini adanya tuntutan pelaksanaan E-Government pada semua instansi, baik instansi pemerintah maupun swasta, juga dapat memunculkan kerawanan baru berupa ancaman siber, terutama terkait dengan kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity) dan ketersediaan (availability) informasi.
Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Dr Avando Bastari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa revolusi industri 4.0 telah menciptakan suatu lompatan perkembangan teknologi yang sangat pesat, termasuk di dalamnya adalah teknologi informasi dan jejaring internet.
Perkembangan teknologi informasi dan internet ini merupakan suatu keniscayaan yang menghadirkan peluang maupun memberikan tantangan.





Komentar tentang post