Minggu, Maret 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Katak Terbang Jenis Baru Asal Pulau Sangihe Sulawesi Utara

redaksi
11 Juni 2025
Kategori : Berita
0
Katak Terbang Jenis Baru Asal Pulau Sangihe Sulawesi Utara

Katak Terbang asal Sulawesi. FOTO: BRIN

Darilaut – Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan spesies baru katak terbang asal Sulawesi.

Katak ini disebut “terbang” karena memiliki selaput penuh di jari tangan dan kaki yang membantunya melayang saat melompat. Istilah “flying frog” sendiri pertama kali diperkenalkan Alfred Russel Wallace dalam bukunya The Malay Archipelago.

Peneliti BRIN, Alamsyah Elang N.H, telah menemukan kembali katak terbang dari Sulawesi pada Agustus 2023, yang hilang selama lebih dari satu abad.

Alamsyah, dkk. kemudian menaikkan status katak terbang asal Pulau Sangihe, Sulawesi Utara tersebut menjadi jenis baru, yang diberi nama Rhacophorus rhyssocephalus.

Katak ini sebelumnya diketahui sebagai sub-spesies Rhacophorus pardalis yang tersebar luas dari Sumatra hingga Kalimantan.

Dalam diskusi SOS#66 bertajuk Sulawesi Flying Frogs: Identity Challenges and Diversity, secara daring, pada Kamis (5/6), Alamsyah menjelaskan bahwa genus Rhacophorus merupakan bagian dari famili Rhacophoridae, dengan tipe spesies Rhacophorus reinwardtii yang ditemukan di Jawa Barat. Salah satu ciri khasnya adalah adanya tulang penghubung antara ruas jari pertama dan kedua.

Secara historis, genus Rhacophorus memiliki persebaran yang luas, ditemukan mulai dari India, Cina, Jepang, Malaysia, Indonesia, hingga Filipina.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINKatak TerbangSangiheSulawesi Utara
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Wutip Mengarah ke Pulau Hainan Cina

Next Post

5 Cara Mudah untuk Memproses Foto Digital dengan Alat Online

Postingan Terkait

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

15 Maret 2026
UNEP Buka Pendaftaran Champions of the Earth 2024, Penghargaan Lingkungan Hidup Tertinggi PBB

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

15 Maret 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

Next Post
5 Cara Mudah untuk Memproses Foto Digital dengan Alat Online

5 Cara Mudah untuk Memproses Foto Digital dengan Alat Online

TERBARU

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

AmsiNews

REKOMENDASI

Sejarah Perkembangan Eksplorasi Uranium di Indonesia dan Unsur Tanah Jarang

Pendanaan Riset Kelautan Melalui Fasilitasi Hari Layar

Satwa Liar Masuk Hotel dan Terlihat di Kantor BRIN Bukan Kejadian Kebetulan

Bagaimana Kota Menahan Gelombang Panas

Kaleidoskop 2025: Transisi Energi Palsu di Gorontalo

Tulidu: Agar Motulidu, Harus Molu’udu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.