Perbaikan kerusakan dilakukan selama 2 jam. Kapal kembali berlayar menuju Morowali pukul 14.00 Wita.
Namun, saat itu, kapal berjalan menuju ke Morowali dengan kondisi sedikit miring. Pukul 16.00 Wita kapal kembali mengalami trouble dan semakin miring. Air laut masuk ke lambung kapal.
Dengan kondisi seperti itu, Kapten kapal langsung menginstrusikan kepada semua kru untuk meninggalkan kapal. Adapun jumlah POB (Pilot on Board) 18 orang, semua menggunakan pelampung. Kemudian semua melompat ke laut.
Para awak kapal ini terapung-apung di laut. Pada Selasa 4 Juni, Yakub berhasil meraih batang pohon dan mengapung. Pukul 14.00 Wita, Yakub terlihat oleh kapal india MV Nurbayaksar.

Selanjutnya kapal tersebut menghubungi kapal lain yang terdekat untuk meminta mengevakuasi Yakub ke darat. Pukul 16.00 Wita kapal LNG tiba dan mengevakuasi Yakub ke perusahaan LNG di Batui. Yakub kemudian dirujuk ke RSUD Luwuk.
17 awak kapal lainnya masih dalam pencarian tim SAR.
Biak Numfor, Senin 3 Juni
Kapal kayu Nur Faida 6 GT dengan muatan logistik dan POB enam orang berangkat dari Dermaga Angrem, Manokwari dengan tujuan Distrik Poiru, Biak Numfor, Papua, pada 3 Januari.
Kapal Nur Faida dijadwalkan tiba pada 4 Juni 2019, namun mengalami kecelakaan. Basarnas kemudian melakukan pencarian ke titik yang diperkirakan menjadi lokasi kecelakaan. Pencarian dilakukan dengan menggunakan KM SAR Kumbakarna 244.





Komentar tentang post