BNPB mengimbau seluruh pemerintah daerah dan lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi ancaman kekeringan, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan, kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D.
Masyarakat diminta menggunakan air bersih secara bijak dengan memprioritaskan kebutuhan pokok, seperti memasak dan minum, serta memeriksa instalasi pipa secara berkala untuk menghindari kebocoran.
Pemerintah daerah juga diharapkan segera memetakan wilayah rawan kekeringan guna mempercepat distribusi bantuan armada tangki air bersih ke daerah terdampak.
Abdul Muhari mengatakan sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran permukiman, BNPB meminta masyarakat untuk tidak membuka lahan atau membersihkan pekarangan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diharapkan memastikan puntung rokok telah padam sepenuhnya sebelum dibuang serta segera melaporkan kemunculan titik asap atau api sekecil apa pun kepada BPBD atau Dinas Pemadam Kebakaran setempat. Dampak bencana dapat dikurangi melalui gotong royong dan kesiapsiagaan bersama. Kenali ancamannya, kurangi risikonya.




