Sebanyak 125 KK terdampak di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, dan jumlah tersebut masih dalam pendataan. BPBD bersama PMI telah mendistribusikan jerigen, tandon air, dan 9.000 liter air bersih kepada warga terdampak.
Kabupaten Seram Bagian Timur
Kekeringan juga terjadi di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Sejak Mei hingga Juli 2026, wilayah tersebut memasuki musim kemarau sehingga beberapa kecamatan mengalami dampak signifikan berupa kekeringan.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Bula, Bula Barat, Seram Timur, Pulau Gorom, Gorom Timur, Kesui Watubela, dan Teor.
Debit air di wilayah tersebut mengalami penurunan yang cukup drastis. Sumur dan sungai mengering sehingga mengakibatkan warga mengalami kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebanyak 7.107 KK atau 24.089 jiwa terdampak akibat kejadian ini.
Kabupaten Tasikmalaya
Kejadian kekeringan melanda Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Dampak kekeringan yang mengakibatkan krisis air bersih ini dirasakan oleh 850 kepala keluarga (KK) di Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir.
BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat di Desa Pedangkamulyan pada Rabu (1/7).
Dampak kekeringan ini telah mendapat atensi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang merespons dengan menetapkan status Siaga Darurat bencana kekeringan dan karhutla di wilayah Jawa Barat terhitung sejak 1 Juli 2026.




