Sabtu, Oktober 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kelomang Ada 1.192 Spesies

redaksi
6 Oktober 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Kelomang Ada 1.192 Spesies

Kelomang spesies baru Diogenes takedai ditemukan di Kecinan, Pandanan, Sira, Lombok Utara. FOTO: Rahayu (2012) - Bioindustrilaut.lipi.go.id

Para oportunis ini tidak terlibat dalam perkelahian, mereka hanya menunggu di belakang sampai ada cangkang yang ditinggalkan oleh penghuninya dan segera menempati cangkang tersebut.

Manfaat kelomang, selain bisa dikonsumsi, sebagai umpan memancing ikan dan binatang peliharaan, juga menjadi indikator dari berbagai kondisi lingkungan. Bila terjadi intrusi air tawar (buangan air tawar dari rumah tangga), maka kelomang jenis tertentu saja yang bisa hidup.

Ketika kelomang ditemukan dalam jumlah berlimpah pada suatu daerah maka dapat dikatakan bahwa terjadi kematian moluska gastropoda, karena kelomang sangat tergantung dari ada tidaknya cangkang gastropoda.

“Kelomang adalah pemakan segala (scavenger), sehingga fungsinya di alam adalah mendaur ulang dengan cara memakan serasah dan biota,” kata Rahayu.

Terdapat 39 persen dari genus dan 17 persen dari spesies yang ditemukan diperairan laut dunia dapat ditemukan di Indonesia.

Jenis terbanyak yang ditemukan adalah family diogenidae yang umumnya ditemukan di daerah litoral.

Untuk mengungkapkan kekayaan jenis kelomang di Indonesia perlu dilakukan koleksi lebih intensif di daerah subtidal dan laut dalam.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Biota EksotisKelomangMoluskaP2O LIPI
Bagikan19Tweet11KirimKirim
Previous Post

Berburu Cangkang, Tingkah Laku Khas Kelomang

Next Post

Rusak Kemudi di Pulau Kera, Sabuk Nusantara 55 Berhasil Dievakuasi

Postingan Terkait

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

10 Oktober 2026
Pelatihan Cek Fakta di Gorontalo, AMSI: Publik Butuh Konten yang Sehat

AMSI Bahas Hak Cipta dan Royalti Karya jurnalistik

10 Oktober 2026

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

El Niño Makin Menguat, NOAA: Anomali di Wilayah Indonesia Pasifik Barat Khatulistiwa

El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
Rusak Kemudi di Pulau Kera, Sabuk Nusantara 55 Berhasil Dievakuasi

Rusak Kemudi di Pulau Kera, Sabuk Nusantara 55 Berhasil Dievakuasi

Komentar tentang post

TERBARU

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

AMSI Bahas Hak Cipta dan Royalti Karya jurnalistik

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Ingin Memotret Bawah Laut? Ini Persiapannya

Proses Penanganan Paus Kogia yang Terdampar di Pandeglang

Akademisi UI Soroti Istilah Bencana Alam, Risiko Diproduksi Secara Sosial

Fakultas Kelautan UNG Memeriahkan Malam Apresiasi Gambesi Kampung Inspiratif di Ternate

Ini Manfaat Tinta Cumi-Cumi

Madidihang di Bitung dan Ambon, Baby Tuna di Manado

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.