Azwar mencontohkan tentang penggunaan platform online dalam mempromosikan homestay di Banyuwangi.
“Homestay yang terintegrasi dengan platform online juga sebaiknya dikembangkan seperti yang kami lakukan di Banyuwangi. Sekarang sudah ada sekitar 400 homestay yang telah terdaftar online,” katanya.
Komitmen mendorong pertumbuhan sektor wisata juga disampaikan oleh Achmad Zaky, pendiri sekaligus salah satu perusahaan unicorn di Indonesia, Bukalapak.
“Tahun ini kami berkomitmen melayani usaha-usaha kecil di Indonesia. Kami sekarang sedang menyasar pasar Asia Tenggara. Kadang pengusaha kecil senang kalau ada pembeli dari negara ASEAN lain, mereka juga jadi punya pengalaman melakukan bisnis ekspor,” kata Zaky.
Niat CEO salah satu e-commerce terbesar di tanah air ini disambut positif oleh Azwar. Bila semua kabupaten didaftarkan ke dalam platform online, maka akan ada lompatan baru. Karena sekarang era kolaborasi yang sebenarnya justru bisa membantu percepatan agar produk-produk daerah bisa go online.
Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Pedesaan dan Perkotaan Kemenpar, Vitria Ariani mengharapkan, APKASI punya komitmen yang kuat membangun pariwisata daerah.
“Karena sebenarnya pertumbuhan desa-desa itulah yang menjadikan Indonesia negara yang kuat, tanpa melupakan kearifan desa.”





Komentar tentang post