Jumat, September 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Risiko Ranjau Laut di Selat Hormuz

redaksi
25 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Krisis Selat Hormuz, PBB: Pembersihan Ranjau Darat Saja Sulit Apalagi di Laut

Aktivitas pengiriman barang terhenti di Selat Hormuz. FOTO: UNSPLASH/UN

Darilaut – Sebanyak 14 pelaut telah tewas dalam serangan terhadap kapal di Selat Hormuz sejak keadaan darurat di Timur Tengah dimulai. Jalur air tersebut mengalami gangguan besar setelah pemboman Israel-AS terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.

Organisasi Maritim Internasional PBB (IMO) berencana mengevakuasi lebih dari 11.000 pelaut yang terdampar di Selat Hormuz.

Untuk memungkinkan keluarnya kapal dengan aman dan untuk “mengurangi risiko yang terkait dengan ranjau dan kondisi navigasi yang memburuk”, IMO menekankan kepada para kapten kapal “jangan bergerak.”

“Tunggu untuk dihubungi. Patuhi instruksi yang dikeluarkan oleh negara-negara pantai terkait… Setiap kapal akan ditugaskan ke kelompok transit dan dialokasikan hari keberangkatan tertentu.”

Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez, mengatakan setelah berbulan-bulan mengalami kesulitan dan penderitaan bagi ribuan pelaut yang tidak bersalah, dan dampak negatif bagi seluruh dunia, ”saya menyambut dengan sangat puas perjanjian perdamaian yang disepakati antara Amerika Serikat dan Iran.”

Hal ini menandai langkah penting menuju pemulihan keamanan maritim dan mengakhiri serangan yang tidak dapat diterima terhadap pelayaran sipil, kata Arsenio Dominguez dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: IMORanjauRanjau LautSelat Hormuz
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

Next Post

Gempa Dahsyat Beruntun M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 164 Orang Tewas

Postingan Terkait

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

25 September 2026
Kondisi Gerah di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Kenaikan Permukaan Laut Kian Cepat

25 September 2026

Presiden WMO Dr Abdulla Al Mandous: Makin Banyak Kejadian Cuaca Ekstrem

Hakim MK Bahas Perkara PHPU Pilpres, Sidang Putusan Syarat Pendidikan Awal Pekan Depan

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

UNG Kandidat PTN BH

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Next Post
Gempa Dahsyat Beruntun M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 164 Orang Tewas

Gempa Dahsyat Beruntun M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 164 Orang Tewas

TERBARU

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

Kenaikan Permukaan Laut Kian Cepat

Presiden WMO Dr Abdulla Al Mandous: Makin Banyak Kejadian Cuaca Ekstrem

Hakim MK Bahas Perkara PHPU Pilpres, Sidang Putusan Syarat Pendidikan Awal Pekan Depan

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Peringkat Riset UNG Naik 9 Poin Versi SCImago Institutions Rankings 2026

Indonesia Kembali ke Negara Middle Income, Ekonomi Berbasis Laut Dapat Menjadi Pilihan

Jelang Idul Adha Permintaan Angkutan Daging Sapi Meningkat

Pengungsi Korban Banjir di Kabupaten Bogor dan Lebak Bertambah

4 Juta Orang Diperintahkan Mengungsi Karena Topan Nanmadol di Jepang

COP28, Aktivis Lingkungan Filipina Menyerukan Perlindungan Hak Masyarakat Adat di Dubai

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.