“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda di Desa Banuroja dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab, sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat maksimal tanpa terjerumus pada hal-hal yang dapat merugikan diri mereka sendiri,” ujar Siti.
Menurut salah satu peserta, Tirta Loka, pelatihan ini sangat bermanfaat baginya.
“Saya jadi lebih tahu bagaimana cara menggunakan internet dengan aman dan tidak sembarangan menerima informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.
Selain itu, kata Tirta, mereka memperoleh cara menggunakan teknologi untuk belajar, bukan hanya untuk bermain game.
Kepala Sekolah SMP 5 Satap Randangan, I Ketut Suardika, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dalam mengadakan pelatihan ini.
“Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan siswa,” kata I Ketut.
Dengan terlaksananya pelatihan ini, mahasiswa KKN Kolaboratif UNG berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan bijak dalam memanfaatkan TIK, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam kemajuan desa dan masyarakat di era digital. (Novita J. Kiraman)




