Sabtu, Juli 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

KKP Melepas Kembali Benih Lobster

redaksi
8 Agustus 2018
Kategori : Berita
0
Benih lobster

Benih lobster. FOTO: KKP

Pangandaran – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melepas kembali benih lobster di Pantai Batu Mandi, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (4/8) pekan lalu.

Sebanyak 29.600 ekor benih lobster tersebut hasil penggagalan penyelundupan di perumahan Alam Sutera, Tangerang oleh Bareskrim pada, Jumat (3/8).

Pelepasan benih lobster dilakukan BKIPM, antara lain UPT Balai Besar KIPM Jakarta I, Balai KIPM Jakarta II, Stasiun KIPM Merak, Stasiun KIPM Cirebon dan Stasiun KIPM Bandung bersama Bareskrim Polri. Selain itu, Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Pangandaran, Pangkalan TNI AL (Lanal), serta Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas ) Pangandaran.

Kepala BKIPM Rina mengatakan, koordinasi dan kerja sama ini merupakan upaya untuk mengawasi pengeluaran sumber daya perikanan yang dilarang atau dilindungi. “Kami (KKP dan Bareskrim) sedang memantau semua lokasi yang kita ketahui menjadi tempat-tempat atau titik-titik penampungan benih lobster ke luar negeri,” katanya.

Menurut Rina, benih lobster ini jenis pasir dan mutiara. Sedianya benih lobster akan dikirim ke Vietnam melalui Singapura. Benih lobster tersebut disimpan dalam 148 kantong, masing-masing berisi sekitar 200 ekor benih lobster.

Sebanyak 147 kantong berisi benih lobster jenis pasir dan 1 kantong lagi benih lobster jenis mutiara. Nilainya Rp 4,5 miliar.

Sebelumnya, benih lobster tersebut diamankan dari empat orang pelaku. Tiga warga Jawa Barat dan satu warga Jawa Timur, saat beristirahat di sebuah gerai makanan cepat saji pukul 10.30 WIB.

Empat orang ini membawa langsung benih lobster dari pantai Sukabumi menuju gudang penyimpanan. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut di Bareskrim Polri.

Rina mengatakan, penyelundupan benih lobster marak terjadi karena harga tinggi yang ditawarkan negara tujuan pengiriman. Hasil pantauan, benih lobster mutiara dijual di Indonesia paling tinggi Rp79.000 – 90.000 per ekor.

“Di Singapura (harga) kurang lebih USD10 (Rp145.000) per ekor,” ujar Rina.

Kalau benih lobster jenis pasir Rp 18.000 – 26.000 per ekor. Di sana Singapura harganya dua kali lipat.

Rina berharap masyarakat tak lagi melakukan penangkapan dan pengiriman benih lobster. Biarkan benih lobster ini menjadi besar. Pengiriman benih lobster akan mengancam keberlanjutan komoditas lobster di Indonesia.

Karena itu, menurut Rina, benih lobster hasil penyelamatan harus dilepas kembali di tempat yang tepat. Lokasi pelepasan harus cocok untuk tempat hidup lobster, ditandai dengan adanya terumbu karang sebagai tempat makan dan berlindung lobster, seperti di Batu Mandi.

Untuk mencegah penangkapan benih lobster, KKP bekerja sama dengan masyarakat sekitar yang tergabung dalam Pokmaswas penggerak konservasi. Pokmaswas dilengkapi dengan kapal pengawas konservasi. Mereka akan memastikan benih lobster tersebut tidak akan ditangkap sebelum mencapai ukuran yang diperbolehkan.

Terbukti, berdasarkan informasi dari masyarakat, di Batu Mandi lobster sudah berkembang. Belum ada yang menangkap karena patuh pada aturan.

Bahkan lobster itu mulai menyebar ke lokasi lain yang cukup jauh dari lokasi pelepasan. Bahkan ada yang sudah ditangkap untuk kebutuhan lebaran beberapa waktu lalu.*

Tags: Benih LobsterBKIPMPangandaran
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Sirip Hiu di Banjarmasin Tidak Termasuk yang Dilindungi

Next Post

Agustus ini Mahasiswa UGM Ekspedisi ke 2 di Sangihe

Postingan Terkait

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

11 Juli 2026
Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

10 Juli 2026

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

AMSI Dukung Panduan UNESCO untuk Kompensasi yang Adil bagi Karya Jurnalistik di Era AI

Konsultasi UNESCO, Indonesia komitmen Perjuangkan Kompensasi Karya Jurnalistik yang Dimanfaatkan Platform Digital

Teknik Industri UNG Kembangkan Aplikasi LibQual Analyzer

Next Post
Agustus ini Mahasiswa UGM Ekspedisi ke 2 di Sangihe

Agustus ini Mahasiswa UGM Ekspedisi ke 2 di Sangihe

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

AMSI Dukung Panduan UNESCO untuk Kompensasi yang Adil bagi Karya Jurnalistik di Era AI

AmsiNews

REKOMENDASI

Petugas Temukan Ratusan Burung Tanpa Dokumen

Pers di Indonesia Menanti Perpres Publisher Rights

Mendiktisaintek Resmikan Gedung Laboratorium Terpadu Kemaritiman UNG

Spesies Paus Kogia Masih Jarang Diteliti

Banjir Melanda Pulang Pisau, Kapuas Hulu, Kotawaringin Barat dan Aceh Timur

KPU Kabupaten Gorontalo Telah Melaksanakan Sejumlah Tahapan Pilkada 2024

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.