Darilaut – Dalam sepekan ke depan dinamika atmosfer di sejumlah wilayah Indonesia dapat memicu pertumbuhan awan hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Kondisi cuaca periode 17 – 19 Februari 2026 di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga hujan sedang.
Direktorat Meteorologi Publik BMKG mengatakan perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.
Selain itu, menurut BMKG, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini.
Wilayah potensi kejadian, Siaga (hujan lebat – sangat lebat) di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.




