Pada diskusi panel “Preparing the Future: Compensation Strategies” menghadirkan empat pembicara.
Wakil Ketua Public Interest Publishers Alliance Australia (PIPA), Nelson Yap, yang memaparkan kondisi media di negaranya.
“Jurnalisme adalah infrastruktur publik yang sangat penting dan pemerintah Australia mengakui hal ini,” kata Nelson.
“Pada 2025, pemerintah Australia mendistribusikan dana hibah sebesar $99 juta untuk organisasi berita selama tiga tahun.”
Pemerintah Australia juga berinisiatif meluncurkan program tawar menawar berita (news bargaining code) untuk mewajibkan perusahaan raksasa teknologi digital seperti Google dan Metta.
Nelson mencontohkan apa yang terjadi di Kanada, dimana perusahaan-perusahaan teknologi digital memblokir konten berita di platform mereka.
“News Bargaining Initiatives mendorong platform digital untuk masuk atau memperbarui kesepakatan dengan penerbit berita,” ujarnya.
Pada saat yang sama, “Amerika mengancam akan memperlakukan tarif tambahan” atau tarif yang lebih tinggi di Australia karena kami mengatur teknologi, “sementara perusahaan-perusahaan teknologi menjarah organisasi-organisasi berita di Australia,” kata Nelson.
Pada diskusi panel “Preparing the Future: Amplifying Diverse Voice and Addressing the Language Barrier in AI” menghadirkan empat pembicara.




