Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

redaksi
19 Oktober 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Terjerat Impor Ikan

Ilustrasi ikan. FOTO: DARILAUT.ID

Kajian Viela Luckycia, Lilis Sulistyorini, Firda Azkiya Nisa’ Fadholi, Khansa Abida Arumdapta, dan Wildy Ariabima Kresnaya dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, logam berat yang telah mencemari lingkungan kemudian masuk ke rantai makanan melalui proses akumulasi dalam organisme air, seperti kerang dan ikan. Proses ini dikenal sebagai biomagnifikasi, yaitu peningkatan konsentrasi bahan beracun dalam jaringan organisme pada tingkat trofik yang lebih tinggi.

Akhirnya, logam berat tersebut mencapai manusia sebagai konsumen akhir, yang mengkonsumsi ikan dan makanan laut lainnya secara rutin, terutama di komunitas pesisir. Kerang, salah satu biota laut yang hidup menetap dan menyaring air laut untuk mendapatkan makanan, sering digunakan sebagai bioindikator pencemaran logam berat.

Hal ini karena kerang sangat rentan mengakumulasi logam berat seperti Pb dalam jaringan tubuhnya, terutama ketika berada di perairan yang telah tercemar. Fakta ini menjadi semakin penting karena kerang merupakan salah satu jenis makanan yang berasal dari laut, banyak orang mengetahui dan juga bahkan mengonsumsinya.

Oleh karena itu, risiko terjadinya toksisitas kronis akibat konsumsi kerang yang terkontaminasi logam berat menjadi perhatian utama, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak, yang secara fisiologis lebih sensitif terhadap efek neurotoksik dari logam berat. Penelitian menunjukkan bahwa ikan juga dapat berfungsi sebagai bioindikator pencemaran lingkungan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: International Lead Poisoning Prevention WeekLogam BeratTimbal
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Next Post

Gunung Anak Krakatau Meletus 8 Kali

Postingan Terkait

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

20 Oktober 2026
Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

20 Oktober 2026

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Kekuatan Luar Biasa Dari Peristiwa El Niño Empat Minggu Terakhir

Super Typhoon Champi Heads Toward the East of Taiwan

Gunung Anak Krakatau Meletus 8 Kali

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Next Post
Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

Gunung Anak Krakatau Meletus 8 Kali

TERBARU

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

UNG Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Kemdiktisaintek

Kekuatan Luar Biasa Dari Peristiwa El Niño Empat Minggu Terakhir

AmsiNews

REKOMENDASI

COVID-19 Melonjak, Kementerian Kesehatan Meminta Pemda Siap Siaga

KPU Kabupaten Gorontalo Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Danau Limboto

Terumbu Karang di Beberapa Titik Pengamatan di Bone Bolango Rusak

PPPK UNG Resmi Dilantik, Rektor Ingatkan Disiplin dan Integritas ASN

Beri Andil Inflasi, Kemendagri Minta Pemda Perhatikan Harga Cabai

Health Training Center UNG Beri Pembekalan Bagi Tenaga Kesehatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.